Setelah Afrika dan dan negara-negara berkembang lainnya bisa mendapatkan akses internet yang supercepat dan supermurah, tentu pertanyaan selanjutnya ialah: kapan Indonesia?
Seperti kutip dari Reuters, Google dan Bank HSBC saat ini tengah bahu-membahu menyediakan akses internet murah berkecepatan tinggi lewat satelit untuk jutaan penduduk di Afrika dan negara-negara berkembang lainnya.
Google juga ikut bergabung dengan operator Liberty Global untuk mendanai sebuah kelompok yang disebut ‘O3b Networks’, atau bagian ‘3 miliar penduduk lainnya’ yang tak memiliki akses informasi.
Upaya ini tentu disambut hangat oleh Trevor Manuel selaku Menteri Keuangan Afrika Selatan. “Jurang informasi (di Afrika) sangat nyata, dan apapun yang bisa dilakukan untuk menutupinya, jelas harus didukung penuh,” ujarnya.
Satelit yang menyediakan akses jaringan untuk O3b ini bakal dibangun oleh Thales Alenia Space. Sejatinya, jasa Thales di Indonesia sudah kerap dipakai oleh Telkom dan Indosat untuk peluncuran satelitnya.
Pendiri O3b, Greg Wyler bilang, satelit untuk menyediakan akses internet ini cakupannya akan meliputi sekitar Afrika, Spanyol, sampai negara-negara di Asia, termasuk Indonesia. Proyek mulia yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2010 nanti diperkirakan memakan biaya sekitar US$ 650 juta.
Soal penurunan tarif Internet di Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh dulu pernah berjanji akan merealisasikannya pada akhir Juli 2008 lalu. Namun hingga kini, janji penurunan tarif 20-40 persen itu masih belum jelas juntrungannya. Jadi, kapan internet di Indonesia bisa supercepat dan supermurah?
DETIKINET