Serangan Israel ke jalur Gaza dibalas dengan serangan di dunia maya oleh para hacker pro pejuang Hamas. Sejumlah situs milik Israel telah dilumpuhkan.
Situs web yang tahan gempuran sejatinya sangat penting bagi lembaga keuangan seperti bank. Namun sayangnya, tak demikian bagi Bank Jateng, kantor online-nya malah dengan mudah dibobol cracker.
Perhatian Amerika Serikat (AS) pada perang cyber makin tinggi. Lembaga pertahanan AS, Pentagon, diberi saran oleh para pejabat senior militer mengembangkan teknik untuk menyerang sistem komputer negara lain terlebih dulu ketimbang hanya fokus untuk mempertahankan diri.
Situs Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya dibobol dedemit maya alias cracker. Tampilan situs seketika berubah putih. Cracker meninggalkan beberapa baris pesan berbahasa Inggris.
Sejumlah cracker menyerang forum online Blood & Honor. Komunitas ini adalah kelompok yang masih menjalankan serta berusaha menyebarluaskan paham neo-nazi.
Semakin dekat pemilu 2009, penjahat cyber juga berulah mengincar para partai politik. Seperti yang dilakukan terhadap PDI Perjuangan, rumah mayanya dijebol cracker.